Blog Archive

Komponen-Komponen Pada Handphone

Pada dasarnya komponen pada handphone dikelompokan menjadi 2 jenis yaitu komponen aktif dan komponen pasif. Komponen aktif adalah komponen yang membutuhkan listrik (tegangan) supaya dapat berfungsi (contohnya IC/integrated circuit). Sedangkan komponen pasif adalah komponen yang tidak membutuhkan listrik tetapi membantu komponen aktif unntuk mendapatkan listrik, sehingga dari segi fungsi seringkali komponen pasif dapat siasati keberadaannya.

Komponen pasif antara lain adalah : resistor (penghambat), kapasitor(Filter / penstabil), transistor (penguat), dioda (penyearah), llilitan (penghubung/jembatan arus), fius (penghubung (pengaman arus) dan lain-lain.

Yang termasuk komponen aktif antara lain IC dengan berbagai fungsi antara lain
1. IC Antena switch = menangkap dan mengirim sinyal
2. IC PA (Power Amplifier) = Memperkuar sinyal
3. IC Audio = Mengolah fungsi suara
4. IC Power = Mengolah fungsi tegangan
5. IC Charger = Mengelola fungsi charger
6. IC CPU = Mengolah dan mengontrol seluruh fungsi di handphone
7. IC RAM & Flash = Menyimpan data kerja
8. IC UI (User interface) = Mengatur fungsi yang berhubungan dengan pemakai
9. banyak lagi IC-IC yang mengatur berbagai fungsi tergantung dari spesifikasi handphone tersebut.

Oleh karena itu tahap awal perbaikan pada handphone adalah pengecekan pada "kelistrikan" yang ada pada circuit handphone. Belum tenntu kerusakan pada hanphone selalu disebabkan oleh kerusakan IC, bisa jadi kerusakan tersebut ditimbulkan oleh jalur yang tidak terhubung sempurna (putus jalur) ataupun disebabkan karena IC yang tidak mendapatkan suply luistrik (tegangan) sebagaimana mestinya. Sehingga penguasaan alat ukur / metode pengukuran serta pemahaman skema kerja handpone sangat berperan penting dalam proses perbaikan handphone.

Untuk mempelajari penggunaan alat ukur (power suplay dan multi tester baik digita maupun analog) dan cara membaca skema hanndphone akan kami bahas dibagian lain.

Selasa, 04 November 2008

Sekilas Tentang Service

Handphone pada dasarnya terbagi menjadi 2 komponen utama yaitu hardware dan software. Kedua-duanya harus dalam kondisi OK supaya handphone dapat beroperasi dengan benar. Jika salah satunya bermasalah maka bagian lainnya dipastikan tidak dapat dioperasikan.

Untuk memperbaiki kerusakan pada hardware ada beberapa hal yang harus dikuasai.
1. Bisa menggunakan peralatan service dengan optimal
2. Mampu melepas dan memasang kembali komponen-komponen pada handphone
3. Bisa membaca diagram/skema handphone.

Untuk pemula pertama-tama yang benar-benar harus dikuasai paling tidak bisa menggunakan peralatan service secara optimal. Contohnya : bisa menggunakan dan membaca skala pada multi tester dan power suply karena inilah intinya proses perbaikan pada handphone. Karena, untuk dapat mengetahui kerusakan handphone secara pasti tentunya harus diperiksa terlebih dahulu jalur atau bagian-bagian yang mengalami kerusakan menggunakan peralatan service yaitu multitester (avometer) dan power suplay. (Akan dibahas dibagaian lain). Jika hasil yang didapat tidak tepat maka analisa kerusakan juga menjadi tidak tepat.

Bagitu pula dengan penguasaan software. Jika penguasaan software hanya setengah-setengah, bukannya handphone menjadi baik, bahkan bisa jadi kerusakannya tambah parah akibat kesalahan prosedur (salah flash).
Adapun alat-alat (hard tool) yang dibutuhkan dalam proses perbaikan antara lain :
1. Blower / hot air gun 6. Timah cair
2. Solder 7. Cetakan IC BGA
3. Multi Tester digital / analog 8. Kawat Jumper
4. Power Suply 9. Obeng Set
5. Timah gulung 10. Siongka dan tiner
Paling tidak alat-alat itulah yang harus dimiliki dan tetunya masih banyak peralatan lain yang digunakan untuk menunjang proses perbaikan. Tentunya semakin banyak peralatan yang digunakan semakin besar pula modal yang dikeluarkan. Apalagi untuk sekadar memulai proses perbaiakan ala kadarnya, paling tidak peralatan yang disebutkan diatas sudah lebih dari cukup.

Sedangkan peralatan untuk perbaikan software yang dibutuhkan antara lain :
1. Komputer minimal Pentium 3 dengan RAM dan Harddisk yang cukup besar untuk menginstall dan menyimpan
file-file yang dibutuhkan (firmware dan skema).
2. Box Repair + Kabell Flash (Minimal UFS 3 Tornado, lebih baik dilengkapi dengan HWK ori untuk jenis handphone
terbaru / BB5 ).
Itulah sekelumit tentang peralatan baik harware maupun software yang dibutuhkan dalam proses perbaikan handphone.

otakatikhandphone.blogspot.com

Selengkapnya..

Tips Kursus Handphone

Pada dasarnya untuk menjadi seorang teknisi ponsel alat–alat yang dibutuhkan tidak terlalu mahal. Setelah saya memahami tentang teknik membuka cover (casing) ponsel untuk selanjutnya saya dapat melihat bahwa pada beberapa ponsel memiliki bentuk screw (mur) yang khusus sehingga membutuhkan obeng pembuka khusus ponsel sering disebut obeng tipe T6, T5, T4 dan obeng kembang.
Bahkan dengan hanya memiliki satu set perangkat obeng ini saja, saya sudah dapat memperbaiki kerusakan-kerusakan ringan yang sering terjadi pada ponsel yang sering disebabkan oleh (bad connect) yaitu kerusakan yang disebabkan oleh koneksi yang tidak sempurna antara konektor yang satu dengan yang lainnya.
Kerusakan-kerusakan ringan bad connect yang bisa diperbaiki seperti :
Tidak ada suara terdengar yang diakibatkan karena ‘speaker’ bad connect
Tidak ada suara terkirim yang diakibatkan karena ‘mic’ bad connect
Tidak ada getar pada ponsel yang diakibatkan karena ‘vibrator’ bad connect
Tidak ada nada dering pada ponsel yang diakibatkan karena bad connect pada komponen ‘buzzer’.
Tidak bisa atau sulit tekan pada tombol keypad yang diakibatkan karena kotor atau karat
Bisa juga untuk memperbaiki ponsel yang mati total terkena air dengan cara mengeringkan semua komponen- komponennya
Tentu saja saya harus mengetahui terlebih dahulu tentang komponen-komponen penyebab kerusakan ponsel baik yang berat maupun ringan yang telah saya bahas diatas.

Peralatan dan perlengkapan hardware yang dibutuhkan oleh teknisi ponsel antara lain yaitu :
Obeng set
Obeng set merupakan modal dasar seorang teknisi, pada obeng set ini biasanya digunakan type T6,T5,T4 dan obeng kembang untuk membuka screw (mur/baut) pada berbagai merk ponsel. Pilihlah obeng set yang bermata baja agar tidak mudah aus atau rusak ketika dipergunakan dan untuk mencegah juga kerusakan pada screw (mur/baut) itu sendiri.
Pinset
Pinset digunakan untuk menjepit komponen sewaktu pengangkatan dan pemasangan komponen- komponen pada ponsel baik itu internal pada PCB ataupun komponen external PCB.Terkadang juga digunakan untuk mencongkel atau mendongkrak casing ponsel tapi hal ini tidak dianjurkan karena akan merusak ujung mata pinset (bengkok/patah) dan juga dapat mengakibatkan tergoresnya casing pada ponsel.
Pinset terbagi dua, pinset lurus dan pinset bengkok. Walaupun fungsinya sama tapi untuk pinset bengkok biasanya digunakan untuk pengangkatan komponen yang sulit lepas karena mempunyai daya capit yang bagus dibandingkan pinset lurus.
Tool kits/opening tools
Tool kits digunakan untuk membantu membuka atau mencongkel casing ponsel, terutama casing –casing ponsel yang mempunyai sistem knock flip (agak sulit dibuka dengan tangan)
Tool kits/tang pembuka
Tang ini digunakan untuk membantu teknisi membuka atau mencongkel casing pada ponsel terutama pada type ponsel Siemens yang biasanya casing type ini tidak menggunakan baut dan melekat sangat kuat.
Tang potong
Tang potong digunakan untuk keperluan memotong benda keras seperti baut yang kepanjangan, plat penutup komponen dan bisa juga digunakan untuk membuka baut yang aus atau korosi.
Kawat isolasi/kabel jumper
Kawat isolasi digunakan untuk menjumper atau menyambung jalur yang putus baik pada komponen eksternal maupun komponen internal seperti IC. Kawat ini dilapisi oleh isolasi sehingga aman digunakan dan tidak mengakibatkan konslet. 
rahmacommunication.blogspot.com

Selengkapnya..

Daftar Kerusakan Yang Sering Terjadi Pada HP Nokia N70

Berikut ini adalah beberapa daftar kerusakan yang sering terjadi pada hp Nokia N70. Daftar kerusakan ini merupakan serangkaian kumpulan dari pengalaman-pengalaman pengguna Nokia N70. Bukan berarti dengan adanya daftar kerusakan pada hp Nokia N70 ini mengindikasikan bahwa hp Nokia rentan kerusakan. Saya sendiri menggunakan hp Nokia dan Alhamdulliah tidak pernah rewel.
1. Saklar on off.
Komponen ini berfungsi untuk menyalakan dan mematikan handphone. Bila komponen ini bermasalah, bisa menyebabkan handphone tidak bisa menyala.
2. Kamera depan
Pada handphone N70, terdapat dua kamera. Bila modul ini bermasalah, kamera depan tidak berfungsi normal.
3. Level Shifter
IC ini berfungsi untuk mangatur jalannya data dari kamera depan ke CPU. Bila rusak, akan mengakibatkan terganggunya fungsi kamera depan sehingga tidak bisa diaktifkan.
4. Kamera regulator
Sebuah kamera memerlukan tegangan untuk bisa bekerja. Salah satu tegangan kerja untuk kamera belakang dihasilkan oleh komponen ini. Jika komponen ini rusak, bisa mengakibatkan kegagalan fungsi kamera belakang.
5. Konektor LCD
LCD(Liquid Crystal Display) adalah sebuah modul untuk menampilkan tampilan gambar maupun tulisan pada sebuah handphone. Terdapat sebuah konektor yang menghubungkan modul tersebut dengan si Board handphone. Bila konektor ini tidak baik hubungannya, maka tampilan gambar atau tulisan bisa terganggu. Gejala LCD Blank, tampilan gambar dan tulisan yang tidak beraturan, bisa diakibatkan kerusakan konektor ini.
6. Antistatic filter.
Filter ini berguna untuk melindungi IC tertentu dari listrik statis. Pada sebuah handphone banyak terdapat komponen ini. Anti statis no 6 ini fungsinya untuk melindungi CPU dari listrik statis yang mungkin masuk melalui konektor LCD. Kalau IC ini rusak, bisa menyebabkan LCD blank, tulisan atau gambar tidak beraturan.
7. Kumparan
Kumparan merupakan gulungan kawat email. Kumparan ini adalah bagian dari suatu rangkaian DC/DC converter yang berfungsi untuk menaikan tegangan DC dari 3,6 volt menjadi belasan volt. Bila kumparan ini putus, akan mengakibatkan tidak menyalanya lampu LCD maupun lampu keypad.
8. 64 Mbit NOR Flash
Adalah subuah IC Flash dengan kapasitas 64 Mbit. IC Flash menyimpan program-program yang harus dijalankan oleh CPU. Kerusakan IC Flash ada dua, kerusakan hardware, dan software. Kerusakan hardware adalah kerusakan pada IC itu sendiri, kerusakan software terjadi bila isi program terhapus atau berubah secara tidak sengaja. Kedua kerusakan ini menghasilkan tidak normalnya handphone, seperti hanphone mati total, hang, LCD blank, tidak ada signal, handphone terkunci, dan masih banyak lagi.
Cara perbaikannya, bila terjadi kerusakan software adalah dengan melakukan proses flashing.
9. IC TK65600B
IC ini adalah IC untuk menaikkan level tegangan DC. Bila IC ini rusak, bisa menyebabkan lampu pada layar maupun keypad handphone tidak menyala.
10. Back up Batere
Atau sering disebut dengan batere jam. Batere ini berfungsi untuk menjaga agar jam tetap aktif ketika batere handphone dilepas. Kerusakan pada batere ini tidak menyebabkan jam menjadi lambat, tetapi ketika batere handphone dilepas, kemudian dipasang kembali, kita harus mengatur kembali jam.
11. RAP 3G
Singkatan dari Radio Aplication Processor. Merupakan satu dari dua CPU yang ada di handphone BB5. Fungsi dari CPU ini tentu mengendalikan kinerja dari si hanphone, tetapi salah satu fungsi utamanya adalah mengontrol, mengolah data bagian radio dari hanphone. Bila CPU ini rusak, atau bagian dari CPU ini rusak, handphone bisa mati total, tidak ada signal, dan lain lain.
12. OMAP
Singkatan dari Open Multimedia Application Platform. Adalah CPU kedua dari sebuah handphone generasi BB5. OMAP ini juga sering disebut APE( Aplication Phone Engine). Fungsi CPU ini berbeda dengan RAP 3G. CPU ini lebih menitik beratkan pada kerja aplikasi yang ada pada handphone seperti kamera, bluetooth, LCD, Keypad, MMC, dan lain-lain. Jadi bila CPU ini bermasalah, atau bagian dari CPU ini rusak, akan menyebabkan mati total, keypad tidak bisa ditekan, Bluetooth error, MMC problem, kamera tidak berfungsi, LCD blank, dan lain lain.
13. 64 Mbit SDRAM
RAM singkatan dari Random Access Memory, adalah memory kerja CPU yang bersifat sementara dan tidak bisa menyimpan data secara permanent, bila tegangan kerja RAM hilang, bersamaan dengan itu data yang ada di RAM pun turut hilang. Bila RAM ini rusak, umumnya handphone mati total, tidak bisa diprogram ulang.
14. Konektor keyboard
Konektor ini menghubungkan handphone dengan modul keyboard. Sering kali konektor ini tidak baik kondisinya, mengakibatkan sebagian tombol tidak bisa ditekan, masalah pada lampu keypad.
15. Osilator kristal 32 Khz
Komponen ini adalah sebuah osilator jenis kristal yang berfungsi menghasilkan satu gelombang dengan frekuensi 32768 Hz. Bila komponen ini bermasalah bisa mengakibatkan tidak normalnya handphone, seperti handphone tidak bisa menyala, masalah pada jam hanphone, dan lain lain
16. RETU
IC ini adalah salah satu dari dua IC power yang ada di handphone jenis BB5. Kerusakan pada IC ini bisa menyebabkan handphone mati total, tidak bisa mendapat jaringan, No network, tidak bisa membaca kartu, tidak bisa membaca MMC, gangguan pada audio, dan lain lain.
17. Combo Memory
Memory jenis ini merupakan gabungan dari Flash 256 Mbit dengan 256 Mbit RAM. Memory ini memiliki kapasitas yang cukup besar. Isi dari memory ini adalah menyimpan data data berupa program untuk menjalankan CPU OMAP. Tidak normalnya isi program pada combo memory ini akan menyebabkan banyak jenis kerusakan. Salah satu yang sering terjadi adalah LCD blank.
18. Anti statis
Anti statis yang fungsinya untuk melindungi IC dari listrik statis kali ini dipakai untuk melindungi CPU dari listrik statis yang mungkin masuk melalui konektor keypad. Jadi bila IC ini rusak bisa menyebabkan tidak berfungsinya keypad, atau sering disebut juga dengan istilah “keypad hank”
19. Rangkaian LM 2708
Rangkain IC ini membentuk suatu rangkaian SMPS(Switch Mode Power Supply). Atau rangkaian power supply dengan sistim switching. Rangkaian ini menghasilkan satu tegangan sebesar 1,4 Volt yang disebut dengan Vcore A. Tegangan ini adalah tegangan kerja untuk CPU OMAP. Jadi bila ada masalah pada rangkaian ini, OMAP tidak bekerja normal, handphnone akan mati total.
20. Konektor antenna WCDMA
Handphone BB5 seperti handphone N70 memiliki dua sistem, GSM dan WCDMA. Konektor antenna WCDMA ini bila kotor atau bad connect akan menyebabkan terjadi gangguan signal pada jaringan WCDMA.
21. Konektor Buzzer
Buzzer adalah komponen untuk menghasilkan suara dering pada handphone. Bila konektor ini kotor, maka ada gangguan pada suara dering.
mamas86.info

Selengkapnya..

10 Kerusakan Ponsel Yang Sering Terjadi


Sikap anda dalam memperlakukan ponsel sangat mempengaruhi umur ponsel. Misalnya, mengantonginya dalam kantong celana jins, meletakkannya di dalam tas tanpa sarung, bersikap ceroboh sehingga sampai jatuh kedalam air.

Cara men-charge baterai ponsel juga berpengaruh terhadap kesehatan baterai ponsel anda. Untuk mengecek kesehatan ponsel, anda dapat mendatangi service center resmi milik vendor atau alternative tempat lain dengan biaya yang lebih terjangkau. Hanya saja anda harus memilih tempat reparasi yang memiliki reputasi bagus, atau akan lebih bagus jika anda memiliki teman/kenalan yang bisa mencek kesehatan ponsel anda.

Berikut 10 jenis kerusakan ponsel yang paling sering terjadi:

Integrated Circuit (IC) Power
IC Power merupakan perangkat ini mesin ponsel. Jika terjadi kerusakan kecil pada ponsel anda maka bisa berujung pada kerusakan komponen ini. Jika hal tersebut terjadi maka ponsel anda berada antara hidup dan mati.
Penyebab terjadinya kerusakan IC power umumnya terjadi karena tegangan listrik yang tidak stabil/naik-turun pada saat anda men-charge ponsel. Pengaruh medan magnet yang dihasilkan listrik tegangan tinggi juga bisa menyebabkan kerusakan ponsel. Maka wapadalah jika anda tinggal berdekatan dengan tiang listrik bertegangan tinggi.

Flexy Cable
Umumnya terjadi pada ponsel clamshell atau ponsel lipat. Flexy cable merupakan penghbung antara mesin ponsel dan LCD. Jika terjadi kerusakan pada komponen ini LCD pada ponsel akan blank atau mati. Penyebabnya ponsel sering terkena air dan terjatuh.

Driver LCD (Liquid Crystal Display)
Kerusakan pada layar LCD umumnya disebabkan oleh ponsel yang serin jatuh atau karena kecemplung air. Hal tersebut biasa terjadi, namun dengan tingkat kerusakan yang berbeda. Jika layar sudah “koma”, sudah pasti driver LCD ponsel anda terkena gangguan hebat. Dan anda harus menggantinya, jika masih ingin memakainya lagi.

Driver Lampu
Lampu ponsel mati, bisa jadi karena ponsel sering terkena air atau lembab. Sarung ponsel dari plastic yang jarang dibuka juga berpengaruh. Minimal buka sarung seminggu sekali untuk memberikan udara segar bagi ponsel anda.

IC Plus
Jika ponsel anda dilengkapi berbagai macam fitur dan aplikasi, berhati-hatilah. Pengoperasian menu yang tidak sabaran atau semaunya bisa merusak ponsel. Misalnya sehabis memainkan games, anda langsung meng-offkan ponsel anda tanpa memalui proses exit. Hal ini menyebabkan system software yang bekerja sesuai aturan di ponsel ngambeg alias IC plus pada ponsel terganggu pola kerjanya.

Untuk menghindarinya, ikuti aturan main pada ponsel dengan rajin membaca buku panduan. Hati-hati juga pada saat menghapus aplikasi pada ponsel. Kerusakan IC plus bisa juga disebabkan karena aplikasi explorer pada ponsel tak sengaja terhapus.

IC RAM
Ponsel dengan memori eksternal ataupun internal rentan terhadap virus. Penggunaan Bluetooth yang sembarangan ketika men-transfer atau men-download data, menjadi jalur yang paling riskan. Selain ulah virus, kerusakan pada IC rAM juga disebabkan karena memori ponsel jebol. Kapasitas memori tak seimbang dengan jumlah data yang anda input. Jadi perhatikan sejauh mana memori ponsel bisa menyimpat foto atau lagu-lagu.

IC Power Amplifier (PA)

Kinerja IC PA sangat bergantung pada posisi anda saat menggunakan ponsel. Jika anda sedang berada dalam gedung, basement atau sedang di luar kota yang jauh dari lokasi BTS, kinerja IC PA dalam mencari sinyal akan kurang maksimal. Nah, jika anda tidak sedang berada pada kondisi tersebut namun sinyal tetap saja tidak stabil, ini pertanda IC PA ponsel anda rusak. Penyebab kerusakan masih serupa yaitu ponsel jatuh, kena air, sehingga IC PA korslet dan terbakar.

IC Audio
Jika fungsi audio pada ponsl tidak maksimal/mati, maka suara telepon tidak berbunyi dan fungsi Loudspeaker juga tidak berbunyi. Perangkat ini ada pada speake atau buzzer (bunyi ringtone). Speaker ponsel tak berfungsi ketika tahanan kaki speaker tidak kencang atau tidak menempel pada mesin. Untuk memerikanya, tekan bagian speaker lalu anda minta teman anda menelepon ponsel anda. Jika jika speaker masih saja tak berbunyi maka saatnya anda harus mengunjungi pusat reparasi.

Keypad
Kotoran yang masuk ke sela-sela keypad adalah biang kerok kerusakan keypad. Jika masih bisa dibersihkan dan keypad berfungsi normal, anda tak perlu mengeluarkan biaya service. Tetapi jika IC keypad sudah dimasuki kotoran halus atau cipratan air yang sering mengenai keypad, anda harus segera memperbaikinya.

Kamera
Jika kamera beresolusi 3MP tidak berfungsi dengan baik, hanya ada dua kemungkinan. Pertama, iklan telah menipu anda. Kedua, software pada ponsel corrupt atau rusak. Gejalanya mudah saja, gambar tampak tidak sempurna di layar, cahaya tidak terang atau gambar pecah.

Semoga bermanfaat! 
superveloce-trik.blogspot.com

Selengkapnya..

Bagian-Bagian Telepon Seluler

Era Informasi menuntut setiap orang untuk selalu mendapatkan informasi secara uptodate. Para pelaku bisnis di berbagai bidang tak akan luput dari informasi. Informasi dapat mempengaruhi laju bisnis. Tak terkecuali bagi lapisan masyarakat lainnya, kebutuhan informasi yang cepat akan sangat membantu setiap orang dalam mengambil tindakan yang akurat. Mahasiswa membutuhkan update infomasi KRS. Dosen maupun guru membutuhkan informasi terbaru tentang isu mata kuliah atau pelajaran yang diampunya, dan masih banyak lagi.
Alat distribusi informasipun akan menjadi pertimbangan setiap orang. Efisiensi, kemudahan penggunaan, ringan, dan kesesuaian kebutuhan menjadi beberapa syarat yang harus dipenuhi. Handphone (baca: telepon seluler) ialah salah satu perangkat terminal telekomunikasi yang sangat efisien digunakan bagi mereka yang mobile (baca: situasi yang berpindah-pindah). Siapa yang tidak kenal alat ini? Jaman sekarang, pasti banyak dari kita tidak asing lagi terhadap penggunaan maupun jenis handphone. Namun, sudahkah Anda mengetahui jeroan (baca: bagian dalam) maupun luar alat tersebut?
Pembahasan kali ini akan kita fokuskan pada bagian-bagian umum perangkat terminal handphone. Berikut ialah nama komponen dan fungsinya:
Microphone. Bagian ini digunakan untuk menangkap data berupa suara yang merupakan data analog ke mode.
Speaker. Dapat disebut sebagai perangkat output yang akan menghasilkan suara. Speaker ini dapat juga digunakan untuk monitoring secara remote pada telepon seluler.
Speaker
Keypad. Merupakan perangkat input untuk melakukan akses pada handphone. Akses dapat berupa pemanggilan, navigasi game, pengiriman sms, dan lain sebagainya.

Keypad
LCD Display. Merupakan perangkat output yang berfungsi menampilkan panggilan, informasi ponsel, sinyal, informasi jaringan telekomunikasi, gambar, dan lain-lain.
Baterai dan Monitoring. Saat sebuah baterai dipasang pada handphone, handphone tersebut mempunyai kemampuan default (bawaan) disebut battery processing yang digunakan untuk melakukan pemeriksaan level charge saat pengisian arus baterai. Ini akan menunjukkan status awal hingga akhir. Monitoring ini dapat dilihat pada display LCD.
LED. Singkatan dari Light Emiting Diode, sebuah penanda miip lampu yang menunjukkan status informasi. Warna penanda ini tergantung dari merk handphone yang digunakan.
CODEC. Singkatan dari Compressor/Decompressor, merupakan pemroses suara yang bekerja secara tandem dengan teknik kompresi sempurna.
DSP. Singkatan dari Digital Signal Processor, merupakan komponen utama yang berfungsi melakukan koordinasi suara, SMS, dan fitur pengiriman data. Chipset ini akan melakukan proses penanganan deteksi aktivitas suara, mengatur transmisi, dan penerimaan GSM. Amplifier merupakan bagian lain berfungsi memasukkan sinyal yang dikirim dari microphone. Sinyal suara micophone (contoh pada GSM network) berupa sinyal analog yang akan dikonversikan ke digital.
DSP
SIM Card Reader. Informasi subscriber (baca:pelanggan/end user) yang ada dalam chip SIM akan dibaca oleh SIM Card Reader dan ditransmisikan secara digital ke jaringan melalui antena atau RF unit pada saat kita memasang SIM card tersebut ke handphone. Rute ini juga akan digunakan saat akan melakukan pemanggilan nonmor tertentu. Angka/data yang ddinputkan secara digital akan ditransfer ke jaringan untuk diproses.
SIM Card reader
RF Unit. Chipset CODEC secara otomatis akan melakukan transfer informasi yang telah dikompresi ke radio Frekuensi (RF). Secara esensial, unit RF berfungsi sebagai transmitter (baca:pemancar) dan receiver (penerima) dalam hanphone, kemuian mengirimkan data suara, serta informasi data melalui antena handphone dengan udara sebagai media transmisinya menuju base station terdekat. Proses kemudian menuju tujuan akhir yaitu tujuan panggilan yang dilakukan.Alur data suara mempunyai arah rute yang sama. Pertama yang dilakukan ialah melalui proses pemekaran kompresi ke dalam bentuk suara analog yang akan terdengar di speaker. Konversi ke dalam bentuk suara analog maupun digital maupun kebalikannya dilakukan melalui CODEC dengan kecepatan tinggi, sehingga delay (baca:jeda waktu) antara saat berbicara hingga didengar oleh lawan bicara atau sebaliknya serasa tidak terjadi.
RF UNIT
External Connector. Konektor luar kebanyakan terdapat di sisi bawah handphone, disebut external connector system. Bisa digunakan untuk memasang adapter data/fax, charger baterai, tool personal hands free, speaker, dan sebagainya, disesuaikan dengan lebar port konektor tersebut.
Sistem Antena. Antena telepon seluler bisa terdapat di luar maupun dalam handphone, biasanya vendor pembuat yang menentukannya.
Antena System
On-Board Memory. Beberapa handphone memiliki memory chip onboard dengan kapasitas yang disediakan untuk menyimpan nomor-nomor telepon ataupun handphone, text, maupun gambar, baik incoming maupun outgoing. Beberapa merk handphone ber-onboard memory mempunyai kemampuan untuk melakukan penyalinan antara memory SIM card dan internal memory ponsel tersebut.
Source:
Mulyanta, Edi S. 2004. Kupas Tuntas Telepon Seluler Anda. Yogyakarta: Penerbit Andi
http://is.vp-ic.com/
http://www.wilsonhurd.com/
http://obengware.com/
http://www.foxtango.org/
http://www.global-b2b-network.com/
http://www.source.com/

Selengkapnya..

Perlengkapan Service Handphone

”Hari gini tidak punya handphone ?”, itu adalah celoteh salah satu iklan yang masih saya ingat. Dalam era yang maju yang sudah berkembang pesat seperti sekarang ini, komunikasi sudah menjadi kebutuhan pokok bagi setiap orang, maka dari itu perangkat memiliki telepon genggam atau handphone sudah menjadi hal yang biasa, sehingga bisa dianggap sekarang ini hampir semua orang mempunyai handphone sebagai akses komunikasi. Dari jaman bahula, pertama keluarnya handphone sampai jaman atom nanti, fitur-fitur handphone akan terus bertambah dan berkembang.
Nah yang sekarang ini sudah ada smartphone (handphone pintar) yang biasa kita sebut dengan PDA, atau ada juga dari vendor nokia yang mengusung tipe Nokia N-series dengan slogan “computer becomes”.
Ditilik dari hal itu, dari semua peralatan elektronik, pasti ada suatu kesalahan atau kerusakan pada suatu saat oleh karena banyak faktor, oleh karena itu piranti elektronik memerlukan pemakaian sesuai dengan manual user dan apabila terjadi kerusakan, diperlukan perbaikan yang benar.
Oleh karena itu banyak sekali pelatihan-pelatihan secara cepat dalam beberapa minggu atau dalam beberapa hari yang mendidik untuk menjadi teknisi handphone. Biasanya dalam pelatihan-pelatihan tersebut juga menawarkan untuk perlengkapan sebagai teknisi handphone, karena tidaklah tidak mungkin kalau ilmu yang kita dapat setelah mendapat pelatihan handphone hanya kita simpan saja tanpa kita praktekan, apalagi lebih bagus kalau jasa pelatihan teknisi hadphone tersebut mengikutkan program magang atau konsultasi bagi alumni pelatihannya. Karena tujuan dari pelatihan sebagai teknisi handphone, supaya mereka yang mengikutinya bisa mempraktekan ilmu yang telah mereka dapat dan lebih bagus lagi kalau bisa membuka wiraswasta teknisi handphone, saya rasa peluangnya masih cukup besar dan menguntungkan asalkan kita dengan tekun dan jujur dalam membuka jasa teknisi handphone tersebut.
Tidak lepas dari itu saya juga masih belajar dalam memperbaiki handphone, sehingga blog ini juga tercipta dari hal-hal yang saya dapatkan saat mempelajari tentang perbaikan handphone. Oleh karena itu saya sangat mendukung adanya pelatihan ataupun sekolah sebagai teknisi handphone.
Ok, langsung saja, sebenarnya apa saja sih perlengkapan yang dibutuhkan untuk bisa menjadi teknisi handphone. Mungkin artikel ini bisa membantu anda.
Power Supply

Sebagai sumber daya saat bagian handphone diperbaiki, secara logika power supply dijadikan pengganti battery handphone anda.
Fitur yang sebaiknya ada:
· Voltage dapat dilihat dengan mudah melalui design Dual Digital Display.
· Dengan system Multi-Functional Telecom Power Supply.
· Dengan Highly Sensitive Electronic Protection untuk melindungi PCB dari kerusakan yang fatal.
· Dengan Continuous Adjustablility agar lebih voltage output lebih stabil.

Digital Multimeter

Sebagai alat ukur.
Sebaiknya anda menggunakan multimeter yang tampilannya sudah digital karena pengukuran komponen dan test pada suatu test poin sudah menunjukkan presisi angka yang mendetail.
BGA Multifunctional Repair Platform

Sebagai pencetak komponen-komponen IC,SMD,BGA secara lebih akurat. Penyolderan pada cetakan menggunakan pasta timah.
Fitur yang sebaiknya ada:
· Untuk solder dan pengetesan platform SMD, PCB
· Design dengan Anti Listrik Statik
· Design untuk Ground connection
· Modul posisi BGA secara magnetik
· Model referensi chip yang bervariasi
Welding Remover

Untuk mencopot atau menyolder IC dengan aliran udara panas dari heater yang dikeluarkan oleh blower.
Fitur yang sebaiknya ada:
· Bahan atau elemen material yang mendukung sehingga lebih awet.
· Air flow dan temperatur yang cocok proses soldering dan unsoldering SMD seperti : SOIC, CHIP, QFP, PLCC, IC, BGA, dll.
· Menggunakan design Anti-Static
· Air Flow Rate : 0,3 - 24 L/min
· Heat Element : 50 Watt Metal Heater
· Hot Air Temperature Range : 100°C - 480°C
High Precision Thermostat Soldering Station

Fungsi hampir sama dengan welding remover. Untuk mencopot atau menyolder IC dengan aliran udara panas dari heater yang dikeluarkan oleh blower.
Fitur yang sebaiknya ada:
· Dengan bahan elemen material "Anti-Hot Technology" & "Low Power" sehingga alat ini menjadi lebih tahan lama.
· Dengan cahaya lampu khusus yang tidak melelahkan mata Anda.
· Dengan "Variable and Adjustable Heat Control" yang berfungsi untuk mengontrol temperatur yang dapat di lock, agar panas selalu stabil.
· Heating Element : Ceramic Heater
· Temperature Range : 200 ~ 480 °C
· Temperature Stability : ± 1 °C (no load)
· Tip to Ground Resistance : di bawah 2Ω
· Tip to Ground Potential : di bawah 2mV
Intelligent Frequency Counter

Untuk mengontrol Frequency Counter termasuk Measure Frequency, Measure Period, Check Crystal, Calculation Function yang khusus didesign untuk perbaikan ponsel.
Fitur yang sebaiknya ada:
· Tampilan secara digital atau LCD
· Akurasi penghitungan yang bagus
· Dengan Microcomputer Control yang menggunakan Light Touch Keyboard dan Key Sound Function
· Termasuk Special Test Probe. Dapat menunjukkan Frequency Voltage Peak Value dan Power Value
Ultrasonic Cleaning Machine Sel
Fungsi untuk membersihkan PCB pada handphone lebih cepat dan aman. Cara ini lebih efektif daripada menggunakkan sikat pembersih, merendam dalam cairan pembersih, ataupun melalui penguapan. Dan hal tersebut cukup ampuh untuk membersihkan sampah kotor, ataupun cairan flux, menembus rangkaian pada circuit board dan SMD. Gelombang ultrasonic bergerak dengan solusi pembersihan, melakukan efek cavitasi (cavitation), dengan formasi cepat yang menghasilkan gelembung mikroskopik.
Fitur yang sebaiknya ada:
· Dengan LED digital display status.

· Dengan design somatology.
· Dengan Frekuensi Tinggi untuk pencucian lebih maximal.
Electronic Desktop Lamps dengan Amplifying Lens

Sebagai alat penerangan saat melakukan perbaikan atau test komponen yang biasanya dilengkapi dengan kaca pembesar/lup.
Fitur yang sebaiknya ada:
· Dengan Ring-Formed Electronic Power-Saving Shadowless Bulb, yang berfungsi menghilangkan pantulan lampu ke mata saat Anda bekerja
· Dengan Omni-Directions yang dapat diputar 360° sehingga memudahkan kita bekerja.

Full Skematik + Panduan Cara Repair/Service untuk Berbagai Tipe Handphone

Meliputi wiring diagram, tata letak komponen, panduan service, test poin index, dll.
Buku ini biasanya berukuran A5 dengan gambar dan tipe handphone, ada juga yang berbentuk CD.
Sebaiknya Anda mencari tipe-tipe handphone yang sedang trend atau yang kemungkinan lebih banyak dicari orang handphone secondnya.
Sparepart Handphone
Dalam perbaikan handphone kita juga memerlukan sparepart baik itu layar LCD, speaker, kabel, dll. Anda bisa mendapatkannya bebas di pasaran. Biasanya kalau Anda membeli dalam partai besar maka harga beli akan lebih murah ketimbang secara eceran.
Komputer dan media akses

Sebagai penyimpan data dan proses perbaikan software pada handphone yang rusak. Karena dalam perbaikan handphone, selain bagian hardware adapula bagian software yang rusak karena corrupt atau hang. Untuk itu diperlukan scanning,flasher,dll. Media untuk proses perbaikan software bisa menggunakan Grifin, Tornado, …..
Atau yang lain dengan kabel data, bluetooth atau infrared sebagai media akses.
Semoga bermanfaat
elektronika-elektronika.blogspot.com

Selengkapnya..